CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

02 September 2010

pergilah jauh

if i can put away my ears

Kita mungkin akan melupakan orang-orang yang tertawa bersama dengan kita, tetapi tidak mungkin kita melupakan orang yang pernah menangis bersama dengan kita.

Kadang2 mereka yang pernah membuat kita menangis di dalam kehidupan adalah mereka yang akan membuat kita kelak tertawa bahagia, dan sebaliknya mereka yang pernah membuat kita tertawa dan lupa diri akan membuat kita menangis di kemudian hari.


kenapa kesedihan muncul tatkala hati gembira?

why can't 'you' just go away?

Kerana kesenangan dan kesedihan yang sama acuannya. Tawa dan kesedihan datang dari lubuk yang sama iaitu hati kita, dan keduanya juga dapat menitiskan air mata. Semakin dalam kesedihan menggoreskan luka ke dalam jiwa semakin kita mampu dan layak mengecap kebahagiaan.


kenapa aku masih menangis? dan kenapa menangis untuk aku?

Sesungguhnya orang yang berjiwa besar bukanlah mereka mampu dan pandai menahan tangis, tetapi adalah mereka yang pandai menangis di dalam kesabaran. Hanya orang yang bodoh yang tidak mampu menangis dan meluahkan emosinya, tetapi hanya orang bijak yang mampu menangisi dalam setiap luahan perasaan yang dirasakannya.

Terlalu ramai manusia yang menjaga 'harga' diri hingga untuk tertawa dan menangis pun harus teratur rapi untuk membuktikan sesungguhnya dia adalah orang bijak yang mampu memahami kehidupan dengan baik. benarkah?

Sesungguhnya ia bukanlah satu kayu pengukur kebijaksanaan seseorang apabila seseorang telah menjadi terlalu angkuh untuk menangis, terlalu serius untuk tertawa, dan terlalu egois untuk melihat yang lain kecuali dirinya sendiri.


kenapa hidup ini terasa sukar sekali?kenapa perlu ada kesedihan?

Equality of life.

hidup memerlukan keseimbangan. Dunia ni di ibaratkan tangga-tangga yang harus kita lewati untuk ke pintu akhirat kelak.

seimbangkah seseorang yang setiap saat berbicara tentang akhirat tetapi ia lupa bahawa ia masih berpijak pada dunia yang nyata dan sedangkan dia perlu menyusun tangga-tangga yang akan menghantarnya ke akhirat kelak.

bagaimana pula dengan seseorang yang juga ketika hanya berbicara tentang dunia semata-mata, tetapi lupa kemana tangga-tangga duniawi yang dibinanya akan menuju.


pergilah jauh wahai kesedihanku,

No comments:

02 September 2010

pergilah jauh

bingkisan oleh alepponaim pada 5:48 AM

if i can put away my ears

Kita mungkin akan melupakan orang-orang yang tertawa bersama dengan kita, tetapi tidak mungkin kita melupakan orang yang pernah menangis bersama dengan kita.

Kadang2 mereka yang pernah membuat kita menangis di dalam kehidupan adalah mereka yang akan membuat kita kelak tertawa bahagia, dan sebaliknya mereka yang pernah membuat kita tertawa dan lupa diri akan membuat kita menangis di kemudian hari.


kenapa kesedihan muncul tatkala hati gembira?

why can't 'you' just go away?

Kerana kesenangan dan kesedihan yang sama acuannya. Tawa dan kesedihan datang dari lubuk yang sama iaitu hati kita, dan keduanya juga dapat menitiskan air mata. Semakin dalam kesedihan menggoreskan luka ke dalam jiwa semakin kita mampu dan layak mengecap kebahagiaan.


kenapa aku masih menangis? dan kenapa menangis untuk aku?

Sesungguhnya orang yang berjiwa besar bukanlah mereka mampu dan pandai menahan tangis, tetapi adalah mereka yang pandai menangis di dalam kesabaran. Hanya orang yang bodoh yang tidak mampu menangis dan meluahkan emosinya, tetapi hanya orang bijak yang mampu menangisi dalam setiap luahan perasaan yang dirasakannya.

Terlalu ramai manusia yang menjaga 'harga' diri hingga untuk tertawa dan menangis pun harus teratur rapi untuk membuktikan sesungguhnya dia adalah orang bijak yang mampu memahami kehidupan dengan baik. benarkah?

Sesungguhnya ia bukanlah satu kayu pengukur kebijaksanaan seseorang apabila seseorang telah menjadi terlalu angkuh untuk menangis, terlalu serius untuk tertawa, dan terlalu egois untuk melihat yang lain kecuali dirinya sendiri.


kenapa hidup ini terasa sukar sekali?kenapa perlu ada kesedihan?

Equality of life.

hidup memerlukan keseimbangan. Dunia ni di ibaratkan tangga-tangga yang harus kita lewati untuk ke pintu akhirat kelak.

seimbangkah seseorang yang setiap saat berbicara tentang akhirat tetapi ia lupa bahawa ia masih berpijak pada dunia yang nyata dan sedangkan dia perlu menyusun tangga-tangga yang akan menghantarnya ke akhirat kelak.

bagaimana pula dengan seseorang yang juga ketika hanya berbicara tentang dunia semata-mata, tetapi lupa kemana tangga-tangga duniawi yang dibinanya akan menuju.


pergilah jauh wahai kesedihanku,

0 bingkisan hati anda on "pergilah jauh"